Ini dia kakak pertama mama yang merantau ke sebuah kota di Jawa Timur, Pasuruan. Orangnya humoris dan nyablak. Itu yang membuatku selalu senang di dekatnya, rasanya semua masalah bisa hilang dengan guyonannya.
Hari-hari lebaran ini pun diisi dengan tawa yang tak henti-hentinya mengalir karena candaannya. Selalu ada bahan yang membuat ppi kram dan suara serak karena ketawa. Mulai dari foto cawako-cawawako, penulis pasir, hingga rumah makan tak luput dijadikan bahan obrolannya.
Begitu menyenangkan dan ringan. Tapi kekhawatiranku mulai muncul, karena beberapa hari lagi beiau akan balik ke perantauan. Sudah biasa dengan guyonannya, takutnya ga ada yang bisa bikin ketawa, seperti caranya bergurau.
hah! kenapa yang berarti hanya hadir sesaat?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar