ada info niiiiii..
ada yang tau ga lagunya Dewi Yul feat. Broery Marantika yang judulnya "kharisma cinta"??
kalo ga tau, ini nih aku kasih bocoran liriknya..
hmm hmm (sebelumnya maaf kalo suara rada berantakan, soalnya blm ada waktu ngebenerinnya)
Cinta... kini kau datang jua
Melanda dua insan, dirimu diriku
Cinta... sungguh indah c'ritamu
Dunia terasa hampa bila kau tiada
Hati-hati cinta juga bisa membawa duka...
Batas lingkaran yang slalubisa membawa suka...
demi dikau... yang kusayang
demi kasih ...yang kudamba selalu
sayang...
tiada seindah kasih sayang
cinta suci lagu syahdu merdu
tiada seindah kharismanya
pabila kau tahu cinta itu suci
Nah, ini lagu udah direcycle sama Rio Febrian.. Musiknya asyik deh.. Kebetulan ini salah satu lagu yang sering aku denger di rumah kalo ortu lagi nostalgia..
Penasaran???
klo ga yaudah,, klo penasaran dengerin aja.. Tapi jgn sendiri dengernya, dengerin bareng temen atau temen spesial biar makin seru.. heheheheh
Kamis, 27 September 2012
Do you hear my heart?
Do you hear my heart?
Not about me, not about you
But about us
Aku seperti buta, tak dapat melihatmu, hanya mampu mendengarmu
Aku seperti lumpuh, tak dapat menyentuhmu maupun menujumu
Semua nihil, hanya nyata dalam imaji
Rasa ini nyata, tulus, hanya untukmu
Tapi kau semu!
Kau udara bagiku, membunuhku jika kehilanganmu
Aku adalah matahari bagimu, yang terbit pagi dan akan digantikan bulan
Itulah aku, hanya sesaat dan tak abadi bagimu
Not about me, not about you
But about us
Aku seperti buta, tak dapat melihatmu, hanya mampu mendengarmu
Aku seperti lumpuh, tak dapat menyentuhmu maupun menujumu
Semua nihil, hanya nyata dalam imaji
Rasa ini nyata, tulus, hanya untukmu
Tapi kau semu!
Kau udara bagiku, membunuhku jika kehilanganmu
Aku adalah matahari bagimu, yang terbit pagi dan akan digantikan bulan
Itulah aku, hanya sesaat dan tak abadi bagimu
Senin, 24 September 2012
Komitmen
wahhh,, ga brasa udah 2 bulan ga bergaul ama blog..
selama 2 bulan ini, banyak hal yang ingin ku bagi, tapi kali ini adalah jawaban dari pertanyaan yg akhir-akhir ini sering diutarakan padaku..
"kenapa ga mau pacaran?"
"kenapa harus bikin prinsip pacaran di umur 22"
"kenapa melewati banyak pria? apa ga takut karma?"
ouwwwhhh yeaaa,,
Aku takut karma, karena aku pernah merasakannya. Bukannya aku meletakkan pacaran pada hubungan terendah, tapi bagiku pacaran itu bukan sekedar hubungan, tapi komitmen!
Komitmen yang mengantarkan pada kepercayaan, kenyamanan, dan kesetiaan. Aku malah berharap hanya pacaran sekali seumur hidup. Dibilang pemilih, engga juga. Tapi lebih pada keseriusan untuk masa depan, maka yg akan dipilih adalah masa depan.
Prinsip pacaran di umur 22 tahun, ya memang aku mengutarakan hal itu. Karena kurasa, diumur segitu aku sudah berada pada tahap pendewasaan diri dan siap menerima perbedaan dengan keegoisan yang sewajarnya.
Bagiku, hubungan itu dimulai dari komunikasi yang melahirkan kenyamanan yang mengantarkan pada kejujuran. Kejujuran akan bermuara pada kesetiaan.
Semua bermula saat aku diabaikan. Saat itu aku berkata dalam hati "bagimu aku mungkin tak berarti, tapi bagi orang lain, aku adalah masa depannya"
Makanya, kualitas untuk masa depan adalah prioritas. Siapa pun orangnya, aku ingin orang tersebut bahagia dan merasa beruntung memilikiku....
selama 2 bulan ini, banyak hal yang ingin ku bagi, tapi kali ini adalah jawaban dari pertanyaan yg akhir-akhir ini sering diutarakan padaku..
"kenapa ga mau pacaran?"
"kenapa harus bikin prinsip pacaran di umur 22"
"kenapa melewati banyak pria? apa ga takut karma?"
ouwwwhhh yeaaa,,
Aku takut karma, karena aku pernah merasakannya. Bukannya aku meletakkan pacaran pada hubungan terendah, tapi bagiku pacaran itu bukan sekedar hubungan, tapi komitmen!
Komitmen yang mengantarkan pada kepercayaan, kenyamanan, dan kesetiaan. Aku malah berharap hanya pacaran sekali seumur hidup. Dibilang pemilih, engga juga. Tapi lebih pada keseriusan untuk masa depan, maka yg akan dipilih adalah masa depan.
Prinsip pacaran di umur 22 tahun, ya memang aku mengutarakan hal itu. Karena kurasa, diumur segitu aku sudah berada pada tahap pendewasaan diri dan siap menerima perbedaan dengan keegoisan yang sewajarnya.
Bagiku, hubungan itu dimulai dari komunikasi yang melahirkan kenyamanan yang mengantarkan pada kejujuran. Kejujuran akan bermuara pada kesetiaan.
Semua bermula saat aku diabaikan. Saat itu aku berkata dalam hati "bagimu aku mungkin tak berarti, tapi bagi orang lain, aku adalah masa depannya"
Makanya, kualitas untuk masa depan adalah prioritas. Siapa pun orangnya, aku ingin orang tersebut bahagia dan merasa beruntung memilikiku....
Langganan:
Postingan (Atom)