wahhh,, ga brasa udah 2 bulan ga bergaul ama blog..
selama 2 bulan ini, banyak hal yang ingin ku bagi, tapi kali ini adalah jawaban dari pertanyaan yg akhir-akhir ini sering diutarakan padaku..
"kenapa ga mau pacaran?"
"kenapa harus bikin prinsip pacaran di umur 22"
"kenapa melewati banyak pria? apa ga takut karma?"
ouwwwhhh yeaaa,,
Aku takut karma, karena aku pernah merasakannya. Bukannya aku meletakkan pacaran pada hubungan terendah, tapi bagiku pacaran itu bukan sekedar hubungan, tapi komitmen!
Komitmen yang mengantarkan pada kepercayaan, kenyamanan, dan kesetiaan. Aku malah berharap hanya pacaran sekali seumur hidup. Dibilang pemilih, engga juga. Tapi lebih pada keseriusan untuk masa depan, maka yg akan dipilih adalah masa depan.
Prinsip pacaran di umur 22 tahun, ya memang aku mengutarakan hal itu. Karena kurasa, diumur segitu aku sudah berada pada tahap pendewasaan diri dan siap menerima perbedaan dengan keegoisan yang sewajarnya.
Bagiku, hubungan itu dimulai dari komunikasi yang melahirkan kenyamanan yang mengantarkan pada kejujuran. Kejujuran akan bermuara pada kesetiaan.
Semua bermula saat aku diabaikan. Saat itu aku berkata dalam hati "bagimu aku mungkin tak berarti, tapi bagi orang lain, aku adalah masa depannya"
Makanya, kualitas untuk masa depan adalah prioritas. Siapa pun orangnya, aku ingin orang tersebut bahagia dan merasa beruntung memilikiku....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar