Ayah, ibu...
Sepertinya saat ini aku berada di titik terendah
Menghadapi berbagai kegagalan dan kesakitan
Ayah, ibu...
Saat ini rasanya aku ingin berlari sejauh mungkin
Aku ingin pergi meninggalkan ini semua
Ayah, ibu...
Titik terendah ini akan kujadikan titik balik dalam hidup
Bukan prestasi yang akan kupersembahkan
Tapi kebahagiaan dalam iman dan Islam
Jumat, 20 Juli 2012
Jumat, 13 Juli 2012
Perbedaan
Karena tanah yang kita pijak berbeda dan awan yang kita lihat tak sama
Aku tak punya kesempatan seperti mereka
Menghabiskan waktu bersamamu dan tertawa seharian
Kau bersamaku disaat kau memulai hidup
Bersama mereka saat kau memulai sukses
Look at me!
Everything in my eyes!
Can you see?
Terkadang aku menghayal, kau akan ada saat kusebut namamu
Tapi nyatanya seribu kali pun ku panggil, kau tak pernah datang
You never comes to me!
Aku tak punya kesempatan seperti mereka
Menghabiskan waktu bersamamu dan tertawa seharian
Kau bersamaku disaat kau memulai hidup
Bersama mereka saat kau memulai sukses
Look at me!
Everything in my eyes!
Can you see?
Terkadang aku menghayal, kau akan ada saat kusebut namamu
Tapi nyatanya seribu kali pun ku panggil, kau tak pernah datang
You never comes to me!
Rabu, 04 Juli 2012
Kehadiranmu
Kehadiranmu kurasa tak sia-sia
Meski meninggalkan kepedihan
Sebab kehadiranmu:
Aku belajar arti pengorbanan dan kesetiaan
Aku berjuang melawan kesendirian dan kepedihan
Aku tau apa itu pengkhianatan
Aku tau kemampuanku untuk bangkit dari keterpurukan
Aku sadar sisi lain dari kehidupan untuk memilih dan dipilih
Aku mengerti saat memilih antara logika dan perasaan
Meski meninggalkan kepedihan
Sebab kehadiranmu:
Aku belajar arti pengorbanan dan kesetiaan
Aku berjuang melawan kesendirian dan kepedihan
Aku tau apa itu pengkhianatan
Aku tau kemampuanku untuk bangkit dari keterpurukan
Aku sadar sisi lain dari kehidupan untuk memilih dan dipilih
Aku mengerti saat memilih antara logika dan perasaan
Selasa, 03 Juli 2012
waktu
Ku persembahkan tulisan ini untuk sahabatku yang dirundung galau...
Bukan salahku, bukan salahmu, bukan salah siapa
Bukan inginku, bukan inginmu, bukan ingin siapa-siapa
Waktu, belum ada kesempatan
Setelah semua berlalu aku tak mengindahkanmu lagi
Maaf yang sangat untuk itu
Waktu, sekarang waktu lagi yang merubah
Sejenak aku tersadar bahwa semua berbeda keadaannya
Maaf setulus hati dariku
Seandainya kau tau kini
Aku yang merasa membutuhkanmu
Aku yang menginginkan dirimu
Aku tak ingin melihat orang lain memilikimu
Bukan salahku, bukan salahmu, bukan salah siapa
Bukan inginku, bukan inginmu, bukan ingin siapa-siapa
Waktu, belum ada kesempatan
Setelah semua berlalu aku tak mengindahkanmu lagi
Maaf yang sangat untuk itu
Waktu, sekarang waktu lagi yang merubah
Sejenak aku tersadar bahwa semua berbeda keadaannya
Maaf setulus hati dariku
Seandainya kau tau kini
Aku yang merasa membutuhkanmu
Aku yang menginginkan dirimu
Aku tak ingin melihat orang lain memilikimu
Jangan Tutup Dirimu
Postingan kali ini tentang adik sepupuku yang dilanda cinta. Setidaknya aku berusaha memasuki perasaan yang ia rasakan untuk tulisan kali ini.
Mungkin di mata mereka kau biasa, tapi bagiku kau berkilau
Rasanya duniaku ada padamu
Meski kau memandang dari sudut matamu, tak masalah bagiku
Setidaknya aku tak terlalu diabaikan
Mencoba menelusuri hatimu untuk bersemayam di dalamnya bukanlah perkara mudah
Andai saja kau bisa sedikit membantu
Membuka hatimu untuk kehadiranku
Kumohon, jangan tutup dirimu
Mari bicara dari hati ke hati
Saling mengutarakan perasaan yang terdalam
Mengetahui dirimu seutuhnya, itu yang kumau
Ku tak ingin menyiksamu karena perasaanku
Mohon mengertilah bahwa kau ku damba
Mungkin di mata mereka kau biasa, tapi bagiku kau berkilau
Rasanya duniaku ada padamu
Meski kau memandang dari sudut matamu, tak masalah bagiku
Setidaknya aku tak terlalu diabaikan
Mencoba menelusuri hatimu untuk bersemayam di dalamnya bukanlah perkara mudah
Andai saja kau bisa sedikit membantu
Membuka hatimu untuk kehadiranku
Kumohon, jangan tutup dirimu
Mari bicara dari hati ke hati
Saling mengutarakan perasaan yang terdalam
Mengetahui dirimu seutuhnya, itu yang kumau
Ku tak ingin menyiksamu karena perasaanku
Mohon mengertilah bahwa kau ku damba
Langganan:
Postingan (Atom)