Setahun ini banyak hal terjadi dan membuatku tampak aneh.
Tahun ini banyak hal kuselesaikan dan kumulai.
Bahkan hal yang membebaniku juga sudah kuselesaikan.
Saat ini aku merasa asing bagi diriku sendiri.
Banyak hal yang berubah.
Aku menjadi bersemangat dan tampak lebih bahagia, aku suka itu.
Tapi kurasa aku menjadi semakin cuek, dan ini cukup bahaya jika semakin larut.
Tahun ini ditutup dengan sesuatu yang membuatku gundah.
Gundah, hingga aku tersentak dari hidupku yang mulai normal.
Hal yang membuatku takut akan masa depan.
Mungkinkah semua itu akan terasa berat?
Aku menjadi semakin takut, bahkan selalu ingin menangis.
Rahasia apa yang Tuhan selipkan diantara perubahanku?
Selasa, 25 Desember 2012
Senin, 17 Desember 2012
Bait-bait emosi
#1 Jangan menyalahkan akibat, tapi sadari sebabnya!
#2 Aku orangnya bisa sabar
Hingga muak ku jelang, aku pun sabar menanti deritamu!
Aku orangnya bisa tahan
Hingga lelah menerpa, aku tetap tahan melihat deritamu!
#3 Akan kuinjak bayanganmu
Supaya kau tau
dalam sabar tersembunyi amarah
dalam amarah terselip kesabaran
#2 Aku orangnya bisa sabar
Hingga muak ku jelang, aku pun sabar menanti deritamu!
Aku orangnya bisa tahan
Hingga lelah menerpa, aku tetap tahan melihat deritamu!
#3 Akan kuinjak bayanganmu
Supaya kau tau
dalam sabar tersembunyi amarah
dalam amarah terselip kesabaran
Minggu, 16 Desember 2012
sekelompok rasa
#1 Berlalu
Asa yang pilu
Sudah berlalu
Batin terhimpit
Pemikiran jadi sempit
Cerminan nuansa pahit
#2 Dikau membubung tinggi di angkasa laksana asap
Apimu padam dan kau menghilang
#3 Dalam pemahaman yang meleset antara
mencintai dan dicintai,
memahami dan dipahami
logika dan perasaan
Ada kisah tentang kau dan aku
Asa yang pilu
Sudah berlalu
Batin terhimpit
Pemikiran jadi sempit
Cerminan nuansa pahit
#2 Dikau membubung tinggi di angkasa laksana asap
Apimu padam dan kau menghilang
#3 Dalam pemahaman yang meleset antara
mencintai dan dicintai,
memahami dan dipahami
logika dan perasaan
Ada kisah tentang kau dan aku
Rabu, 05 Desember 2012
Sepenggal naskah
#1
Teruntuk ranting,
Kali ini, bukan aku yg mematahkanmu, tp angin, yg dengannya kau biasa menari
Dari: balam
#2
Senja cahaya cintamu
Tertunduk rindu menanti bulan
Hangat nafas bergelayut sendu
Bahkan mega tersimpul pelangi
Oh, bila angin mencumbu laut hingga menjadi ombak
#3
Senyum simpul yang menggetarkan
Sederhana, tapi luar biasa
#4
Meski mencintai dengan sederhana, namun kau tampak luar biasa karena cinta itu
Teruntuk ranting,
Kali ini, bukan aku yg mematahkanmu, tp angin, yg dengannya kau biasa menari
Dari: balam
#2
Senja cahaya cintamu
Tertunduk rindu menanti bulan
Hangat nafas bergelayut sendu
Bahkan mega tersimpul pelangi
Oh, bila angin mencumbu laut hingga menjadi ombak
#3
Senyum simpul yang menggetarkan
Sederhana, tapi luar biasa
#4
Meski mencintai dengan sederhana, namun kau tampak luar biasa karena cinta itu
Minggu, 02 Desember 2012
Love it :)
Design by : Syaiful Bahri (CV Mega Prima Offset)
Design bikinan papa tersayang :)
Kata-kata yang tertera di sana maxiii banget deh pokoknya.. Jujur, aku juga ga tau sumber tulisannya. Tapi setidaknya, berbagi nasehat dan pencerahan itu positif kan ;))
Sabtu, 01 Desember 2012
"keluarga"
Sedikit sengatan akan mengingatkan dirimu, bahwa kamu boleh menentukan jalan hidupmu, tapi dunia bukan milikmu!
Banyak orang di sekelilingmu yang terlibat dan berperan dalam dunia yang kamu harapkan.
Apalagi untuk orang-orang yang disebut "keluarga".
Dengan karakter yang engkau bentuk untuk menyempurnakan duniamu, maka kamu mengabaikan "keluarga".
Memprihatinkan!
Sebab engkau terlahir, adalah mereka
hanya merekalah yang akan menerimamu kembali, saat menang atau pun kalahmu!
Banyak orang di sekelilingmu yang terlibat dan berperan dalam dunia yang kamu harapkan.
Apalagi untuk orang-orang yang disebut "keluarga".
Dengan karakter yang engkau bentuk untuk menyempurnakan duniamu, maka kamu mengabaikan "keluarga".
Memprihatinkan!
Sebab engkau terlahir, adalah mereka
hanya merekalah yang akan menerimamu kembali, saat menang atau pun kalahmu!
Langganan:
Postingan (Atom)
