Rabu, 05 Desember 2012

Sepenggal naskah

#1
Teruntuk ranting,
Kali ini, bukan aku yg mematahkanmu, tp angin, yg dengannya kau biasa menari

Dari: balam


#2
Senja cahaya cintamu
Tertunduk rindu menanti bulan
Hangat nafas bergelayut sendu
Bahkan mega tersimpul pelangi
Oh, bila angin mencumbu laut hingga menjadi ombak 

#3
Senyum simpul yang menggetarkan
Sederhana, tapi luar biasa

#4
Meski mencintai dengan sederhana, namun kau tampak luar biasa karena cinta itu

Tidak ada komentar: