Kamis, 15 Agustus 2013

Dua Sisi Darah

Dua Sisi Darah
DR.

Aku baru saja menyanjung matahari
Pada suhu hangat yang diendapkan
Kita berlari sambil menggenggam jemarimu
Berseliweran pada angka mati


Bolehkah kubunuh kau disaat senja?
Pada pertemuan siang dan malam, boleh?

Sambil menggesekkan tangis yang tajam di nadimu
Belati air mata
Bukan! Aku baru saja merobek jantungku
dan apa?

Dalam sengal nafas ku menyesak
Darahku terpoles di jantung yang kau genggam

Kau lihat?
Kau lihat?
Kau lihat???!!!

Aku tak bernyawa!
Aku hidup, sayang
Jadi, bayangmu memelukku?
Seharusnya begitu

Hanya saja aku merindu ingin berpisah
Tanpa sentuh, hanya menggenggamsambil berkata:
"Peluk aku, aku mengikis kasih"
Aku lelah memupuk entah

dua sisi darah

Tidak ada komentar: