Ini Sabtu, rasanya tepat untuk mengupas cinta sedikit demi sedikit. Cinta? Tentang cinta lagi? Walaupun sempat jemu memikirkan soal cinta, tapi tak ada habisnya bahan yang disajikan cinta untuk dibahas dan dinikmati. cieeeeeee :)) Prok prok prok....
Saat ini, jangan bayangkan aku akan membahas tentang kebahagian, apalagi membayangkan bahwa aku tersenyum sambil mengetik ini. Are you ready? Let's start!
Postingan ini terinspirasi dari banyak perempuan, terutama yang siang ini membuat ku berniat untuk memposting ini, yaitu my lovely sister...
Seorang perempuan memang harus bisa menjaga kualitas dirinya untuk mendapatkan nilai tinggi di hadapan pria. Mungkin banyak yang bersikap sedikit angkuh dan dicap "sok jual mahal". Ya, disini bicara tentang "harga", tapi bagiku lebih baik untuk menyebut "nilai".
Jika menggunakan "harga", maka seorang wanita yang mematok harga yang mahal, bahkan sangat mahal, mungkin akan mengalami kesulitan untuk mendapatkan pembeli. Mungkin karena pembeli tak mampu membeli, tapi tak semua orang tak mampu membeli kan? Ingat, orang cerdas selalu memiliki safety cash, apalagi pria yang memiliki rancangan masa depan "sempurna". Bukan berarti mereka tak memiliki cukup dana sesuai harga yang kamu patok. Tapi, tentu mereka akan berfikir tentang kesesuaian harga dan nilai. Bisa saja dia berfikir bahwa seorang dirimu sebanding dengan 10 yang lainnya. Sangat kuat. Tapi hindari pria yang hanya main-main! Kita butuh kesungguhan :)
Sepertiya di sini butuh negosiasi. Bukankah cinta itu penyatuan? Akan terlihat seberapa egois dirimu. Akan ada seni menawar yang dipadu dengan konsistensi dan sentuhan rasa dalam cinta. Seberapa kuat dirimu mempertahankan harga dan seberapa cintamu kepadanya untuk mengalah?
Sekian pembahasan kali ini, tapi ingat girls, nilaimu menunjukkan kepribadianmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar