Aku mencintaimu dengan sederhana,
sesederhana alasanku mencintaimu,
sesederhana awal mula kita bercakap,
sesederhana percakapan kita biasanya,
sesederhana perjumpaan yang kita sepakati.
Kau menganggapku sederhana,
sesederhana kau datang dan pergi,
sesederhana kau menulis pesan,
sesederhana kau menyesal,
sesederhana aku di matamu.
Kesederhanaan kita tak bisa menyatu, karena kita punya ukuran tersendiri. Kita punya pemahaman berbeda, karena kita punya penilaian berbeda. Kisah kita sederhana, tapi kita rumit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar