Miris, menyaksikan tayangan yang menyuguhkan khayalan "drama queen" atau "cinderella story". Malahan tayangan seperti itu justru digemari. Sepertinya mental remaja mulai goyah, hingga merasa hidup dalam situasi dalam tayangan tersebut.
Akibatnya, dalam keseharian pun mereka menjadikan nyata khayalan tersebut. Seolah-olah memerankan tokoh sentral dalam suatu drama yang disutradarai sendiri.
Ini gila! Dunia yang menjual khayalan tak mencerdaskan!
Lalu para penikmatnya terbuai dengan alur cerita yang ngambang dan penuh dramatisasi serta efek fairy tale. Membawanya dalam kehidupan nyata tanpa kesediaan tokoh lain untuk masuk dalam khayalannya. Panggung dan dunia nyata itu beda!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar