Sabtu, 19 Januari 2013

...

Detik-detik yang terasingkan
Penting bagiku, sepele bagimu
Saat tanah yang dipijak sudah beda
Penantian bagiku, pengembaraan bagimu
Ada ratusan derai air mata memecah waktu yang pilu
Tinta ini amarah!
Sudilah kau semburkan air untuk memadamkannya
Dan lihatlah semua buku
Catatan kesakitan karena ulahmu
Sudilah kau bakar hingga tak lagi dikenang

Tidak ada komentar: