Sabtu, 02 Juni 2012

Kedamaian

Aku hanya ingin kedamain. Terlalu banyak yang kulalui melebihi anak seusiaku. Tapi aku bersyukur atas itu, aku punya banyak pengalaman yang mendewasakan, sehingga pemikiranku banyak yang tak bisa menalarnya.

Aku merasa semakin di puncak klimaks. Aku menanti roda kehidupanku kembali di atas, seperti masa kecil dan SD ku yang penuh kebahagiaan, meski pun tak kusadari kebahagiaan itu. Aku merasa itu hal biasa, tapi kini kusadar tak semua orang mampu berada di posisiku waktu itu. Hingga tak bosan aku bersyukur atas itu.

Tapi kini berubah, aku tumbuh dengan begitu banyak cobaan. Sempat aku mengeluh, usiaku belum 19 tahun, tapi kenapa hal yang kuhadapi melebihi anak seusiaku? Mungkin dulu aku masih terlalu kecil untuk menyadari nikmat yang ku dapat saat itu, sehingga di saat aku mulai bisa berfikir yang terjadi aku berada di posisi ini.

Semua masalah bertubi-tubi datang 5 tahun terakhir. Aku harus bertahan. Mengalah pada keadaan sama dengan mati. Aku tak mau mati sia-sia. Setidaknya aku kalah terhormat.

Aku sangat menyukai kupu-kupu dan lumba-lumba. Bukan tanpa alasan, tapi aku ingin seperti mereka yang tulus. Lumba-lumba hewan yang sangat baik dan bersahabat. selalu membantu dan begitu ceria. Kupu-kupu hanya mampu hidup 21 hari sejak ia berubah menjadi kupu-kupu. Tapi lihatlah kupu-kupu, hadirnya singkat tapi penuh makna dan keindahan. Meski hidupnya singkat, tapi ia membantu penyerbukan bunga. Sayapnya yang berwarna warni pasti mampu membuat orang yang melihatnya merasa tenang. Aku ingin seperti itu. Aku tak ingin sia-sia, kehadiranku kuharapkan bermakna.

Tidak ada komentar: