Cukup gerah aku melihat sikapnya. Dari awal aku tak punya masalah dengannya, tapi caranya terhadap wanita membuatku eneg.
Sebelumnya aku minta maaf. Tapi ini hanya kujadikan pelajaran.
Dari berbagai kisah yang kulewati dan kuketahui, kuambil kesimpulan, bahwa lakukanlah sesuatu sepenuh hati. Jika kau ingin menjalin hubungan dengan seseorang, maka lakukanlah sepenuh hati. Tetapkan hatimu untuknya. Jika perasaanmu untuknya hanya setengah, sedangkan setengahnya lagi untuk yang lain, maka merenunglah. Tetapkan keputusanmu. Kau adalah pemimpin dirimu sendiri. Bawalah dirimu pada kepastian. Jangan menyakiti orang lain hanya karena ketidakpastianmu. Dia pantas bahagia, sama sepertimu. Jangan sia-siakan hidupmu untuk menyakiti seseorang.
Jika kau telah menetapkan hatimu, tapi ia menolakmu, terimalah. Dengarkan alasan dan penjelasannya. Jika ia masih ragu atas dirimu, yakinkan ia dengan kesungguhan yang kau punya. Buktikan kau mampu membahagiakannya seutuhnya yang kau mampu. Tapi jika ia tak berniat menjalin hubungan denganmu atau hanya ingin berteman, maka lapangkanlah dadamu. Tunjukkan jiwa besarmu. Jangan siksa dia dengan perasaanmu. Jangan menimbulkan masalah untuknya di kemudian hari. Jangan sampai ia berlaku kasar dan menyakiti hatimu hanya karena kau memaksa.
Memang butuh waktu untuk bisa ikhlas, tapi yakinlah bahwa kau orang kuat yang mampu memaafkan tanpa diminta. Menyendiri dan merenung, itulah yang kau butuhkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar